Mengenai Penyakit Diare yang Dialami Bayi

Diare merupakan penyakit yang tidak bisa dipandang remeh, karena di Indonesia sendiri penyakit ini telah merenggut banyak nyawa bayi dengan persentase yang cukup banyak yaitu sekitar 31%. Gejala penyakit diare sendiri pada bayi ditandai dengan badan yang terlihat lesu, sering muntah-muntah, tinja berwarna hitam atau merah karena mengandung darah, sakit perut, terdapat nanah pada tinja bayi dan demam di atas 39 derajat celcius.

Jika anda melihat tanda-tanda seperti yang sudah disebutkan di atas, maka anda harus waspada segeralah berkonsultasi ke dokter. Diare pada bayi dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi parasit, virus, bakteri, memakan atau memasukan tangan ke dalam mulut sementara tangannya kotor, terlalu banyak mengkonsumsi jus buah, alergi terhadap makanan, alergi terhadap obat-obatan, keracunan makanan dll. Jika bayi sudah bisa mengkonsumsi makanan padat dan mengalami diare, sebaiknya hindari dulu makanan yang mengandung serat tinggi, makanan yang berminyak, yang manis seperti kue dan susu. Karena makanan seperti ini kemungkinan bisa memperburuk penyakit tersebut.

Sebenarnya untuk menyimpulkan bayi tersebut terkena diare atau tidak cukup mudah, caranya yaitu dengan mendeteksi penyakit tersebut lewat tinja bayi baik itu dari perubahan warna dan bentuknya. Bentuk, warna dan bau tinja bayi disesuaikan dengan makanan yang dikonsumsinya. Jika tinja terlihat encer, lebih banyak dan frekuensinya lebih sering kemungkinan itu gejala penyakit diare. Berikut warna tinja dari makanan yang dikonsumsi bayi yang mungkin bisa menjadi langkah mendeteksi kondisi bayi.

  • Hijau kehitaman. Bayi yang mengeluarkan tinja warna ini biasanya dialami oleh bayi yang baru lahir.
  • Cokelat muda. Tinja seperti ini biasanya terjadi yang mengkonsumsi susu formula.
  • Kuning kehijauan. Jika bayi baru lahir warnanya hijau kehitaman, maka 5 hari dari kelahirannya tinja bayi akan berubah menjadi kuning kehijauan.
  • Hijau kecokelatan. Biasanya terjadi pada bayi yang mengkonsumsi ASI setelah lahir.
  • Warna yang lainnya. Jika bayi sudah mengkonsumsi makanan padat, maka akan berubah warnanya menjadi cokelat pekat dan selanjutnya tinja akan menyesuaikan warna dengan makanan yang dikonsumsinya.

 

 

 

Informasi Teknologi

Related Articles

0 Comment

Leave a Reply