Penyebab penyakit anemia

Benarkah Anak – Anak Bisa Terkena Anemia?

Berbagai macam penyakit bukan hanya rentan terkena pada orang dewasa. Anak – anak yang notabene memiliki sistem kekebalan lebih sensitif daripada orang dewasa justru lebih rentan untuk terkena beragam penyakit. Beberapa penyakit yang umum diderita orang dewasa hingga anak – anak adalah demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, diare, sariawan, konstipasi, hingga anemia. Anemia? Ya, salah satu jenis penyakit yang menyebabkan kurangnya produksi sel darah merah ini juga bisa saja menyerang anak – anak. Penyebab penyakit anemia pada dasarnya adalah ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi sel darah merah akibat kekurangan zat besi atau vitamin B.

Anak – anak juga bisa terkena anemia ini. Penyebab penyakit anemia pada anak bisa terjadi karena adanya cacing dalam tubuh anak, kekurangan gizi, hingga thalasemia. Jika anak terkena cacingan, langlah awal yang harus dilakukan adalah dengan mengeluarkan cacing dalam tubuh menggunakan obat cacing. Jika kekurangan gizi, maka perbaikilah gizi anak dengan makanan dan minuman yang sehat dan bernutrisi lengkap. Jika terkena thalasemia, maka obatilah penyakitnya terlebih dahulu.

Anemia pada anak tentu sangat mengganggu. Anak – anak selalu identik dengan sifatnya yang ceria. Jika anak terkena anemia, ia akan terlihat lemas, pucat dan tidak bersemangat. Bahkan, ia mungkin bisa pingsan saat melakukan aktifitas berat. Dengan keadaan yang seperti ini, sebagai orang tua tentu saja kita akan merasa khawatir.

Jika anak anda terkena anemia, sebaiknya jangan langsung memberikan suplemen penambah darah. Lebih baik jika anda mengkonsultasikan terlebih dahulu ke dokter. Karena, pengobatan anemia tentu harus sesuai dengan penyebabnya terlebih dahulu. Akan tetapi, sebagai bentuk pencegahan anda bisa memberikan berbagai makanan dan minuman sehat pada anak, terutama yang mengandung zat besi. Berikanlah anak anda sayuran hijau. Jika mereka tidak suka makan sayur, buatlah sebuah menu kreatif dengan menyisipkan sayuran didalamnya. Selain sayuran, anda juga bisa memberikan daging atau hati sapi yang juga mengandung zat besi yang tinggi. Terakhir, tetap berikan nutrisi seimbang dengan memberikan buah – buahan dan segelas susu segar.

Kesehatan

Related Articles

0 Comment

Leave a Reply