peran ayah

Pentingnya Peran Ayah Dalam Mengasuh Buah Hati

Buah hati merupakan anugerah tersendiri bagi semua pasangan suami isteri, kelahirannya sudah ditunggu-tunggu oleh calon ayah dan calon ibu beserta seluruh keluarga besar. Orang tua memiliki satu kewajiban sejak buah hati terlahir ke dunia, kewajiban orang tua tersebut adalah merawat dan membesarkan buah hati hingga dewasa. Tidak hanya ibu yang memiliki peran penting, peran ayah pun tidak kalah pentingnya dengan ibu. Ayah memiliki peran untuk mendidik, mengarahkan hingga membentuk karakter buah hati. saat dewasa, ada kalanya buah hati lebih mencari ayahnya daripada ibu.

Merawat anak merupakan sesuatu yang membutuhkan kerjasama, bahkan bagi pasangan yang baru kali ini memiliki momongan, merawat buah hati bukan sesuatu yang mudah hingga terkadang membuat stres, apalagi di masa-masa awal melahirkan seorang ibu memiliki tugas yang lebih banyak. Maka dari itu, peran ayah sangat penting dalam merawat buah hati, tidak hanya untuk meringankan pekerjaan ibu, namun juga hal ini sangat diperlukan untuk perkembangan buah hati.

Saat seorang ayah mampu mengambil bagian dalam mengurus buah hati, maka hal tersebut bisa menjadi kunci sukses dalam merawat dan mendidik anak. Meskipun tugas utama seorang ibu adalah mengasuh anak, bukan berarti seorang ibu tidak memerlukan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Anda sebagai seorang ibu dapat berdiskusi untuk membagi tugas dalam mengasuh buah hati agar anda dan suami tidak merasa kelelahan. Semakin baik peran sang ayah dalam mengurus bayi, maka jalinan koneksi ayah dengan anak akan semakin baik.

Dalam diskusi anda dengan suami, anda bisa berbagi jam kerja dalam mengurus buah hati di malam hari. Pada awal kelahirannya, bayi biasanya menjadi rewel dan sering terbangun di malam hari karena lapar atau popoknya yang basah harus diganti. Jika tidak dikomunikasikan, hal ini akan sangat melelahkan karena ibu harus terbangun sendiri sementara sang ayah tertidur pulas. Anda bisa mulai berbagi tugas seperti memberi ASI, mengganti popok atau menggendong buah hati saat ia terbangun. Pembagian tugas secara mudah seperti seorang ibu bertugas mengurus bayi di siang hari dan sang ayah di malam hari. Saat bayi merasa lapar di malam hari, sang ibu sudah menyiapkan ASI yang telah dipompa dan disimpan ke dalam kulkas.

Namun pembagian tugas ini harus fleksibel, agar suami juga tidak merasa kelelahan sehingga tidak dapat bekerja secara maksimal di tempat kerja. Saat pekerjaan suami menumpuk di kantor, anda dapat menggantikan jadwal tugas suami dalam mengasuh bayi. Sebagai gantinya, suami dapat membantu anda mengasuh bayi di hari minggu.

Keluarga

Related Articles

0 Comment

Leave a Reply