ciri-ciri anak yang mempunyai kecerdasan linguistik tinggi

Kecerdasan Majemuk
Keecerdasan Anak

ciri-ciri anak yang mempunyai kecerdasan linguistik tinggi

Teori Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelegence) meliputi dari  Kecerdasan Linguistik

Menurut May y Lwin :

“Kecerdasan linguistik adalah kecerdasan yang memiliki  kemampuan untuk menyusun pemikiran dengan jelas dan mampu menggunakannya secara kompeten melalui kata-kata, seperti bicara, membaca, dan juga  menulis.”

Untuk sebagian orang tua pasti mengiginkan anak nya memiliki kecerdasan, tapi kecerdasan yang diinginkan oleh sebagian orang tua sangatlah beragam.

Oleh karena itu, pada artikel hari ini Anda sebagai orang tua akan mengetahui tentang cirri-ciri Anak yang mempunyai kecerdasan linguistik tinggi.

Berikut dibawah ini ciri-cirinya :

 

  1. Lahir – 1 tahun
    Bagi Anda yang kini tengah memiliki anak berusia 1 tahun, Anda dapat mengenali ciri-ciri anak Anda, apakah anak Anda termasuk dalam kategori “kecerdasan linguistik” atau tidak:

    – Cobalah Anda memangil nama anak Anda, dan jika Anak Anda menengok atau merespon berarti anak Anda masuk dalam kategori mempunyai kecerdasan linguistik yang tinggi.

    – Selain dengan cara mencoba memanggilnya dengan nama, Ada cara lain untuk mengetahui apakah anak Anda memiliki “kecerdasan linguistik” atau tidak. Yaitu dengan cara melihat tingkah laku Anak Anda, jika Anak Anda sering berceloteh atau sering mengucap satu dua patah kata maka bisa dikatakan Anak Anda mempunyai kecerdasan linguistik tinggi.

  2. Lahir 1 – 2 tahun
    Yang punya anak dan usia nya kini 1 atau 2 tahun juga bisa memiliki ciri-ciri kecerdasan linguistik tinggi yaitu :

    -Mengenal suara orang-orang terdekatnya.
    -Mampu menyebutkan nama benda.
    -Mengerti perintah sederhana.

  3. Lahir 2 – 3 tahun
    Selain kita dapat mengenali ciri-ciri dari kecerdasan linguistik tinggi pada anak usia 1 – 2 tahun, ternyata kita juga bisa mengetahui ciri-ciri anak yang mempunyai kecerdasan linguistik tinggi pada anak yang usianya 2 – 3 tahun, yaitu :

-Mampu mengenal suara, misalnya seperti suara benda, binatang, bahkan meniru suara orang lain.

-Mampu menyatakan dalam kalimat pendek. Misalnya : “ayah bunda laper”

-Mampu mengajukan pertanyaan sederhana. Contoh : “mamah aku pipis”

-Tertarik gambar warna pada buku.

Pendidikan

Related Articles

0 Comment

Leave a Reply